Barata yang sudah ke tempat rantaunya dia merasa sangat kecil hati ternyata masih juga merasa ilmu yang dimilikinya masih belum cukup walau sudah mendekati kesempurnaan,seketika dengan seiring datangnya waktu dia bekerja sambil menimba ilmu di pondok disana barata justru tidak diajar seperti murid yang lain hanya disuruh ikut bantu-bantu gurunya dalam melakukan perjalanan dalam kepetingan yang dilakukan oleh sang guru ,
Disitu barata mulai merasa kebingungan dengan guru yang diikutinya,tapi barata cukup sabar walau tak ada sedikitpun ilmu yang diajarkan kepadanya dan barata tetap setia untuk selalu melanyani gurunya tersebut .
Hingga barata bertanya kepada sang guru ,"wahai maha guru ilmu apakah yang akan engkau kasih ?? kepada ku' guru?
jawab: sang guru, iya kamu sabar dulu pasti nanti kamu tau dengan sendirinya '
Barata terdiam dan tercengang saja dalam batin dia berusaha tetap sabar suatu ketika barata disuruh meditasi dan berdoa saja itu sudah sering dilakukan oleh barata sejak di masa ai tinggal di kampunya , barata masih saja bingung ' kenapa aku hanya disuruh begini saja barata berpikir seperti itu ,
Lanjut dalam meditasi barata mulai merasakan perbedaan dari yang diajarkan dulu di kampungnya bedanya barata lebih mendalami keheninngan ,ketenangan,dan kedamaian.
dan barata tau sesungguhnya kesabaranlah yang membuat konsentrasi lebih tenang bukan dengan jiwa yang penuh amarah ,serta ambisi apapun tujuan meditasi itu akhirnya barata mulai sedikit demi sedikit mendalaminya .
Disitu barata mulai merasa kebingungan dengan guru yang diikutinya,tapi barata cukup sabar walau tak ada sedikitpun ilmu yang diajarkan kepadanya dan barata tetap setia untuk selalu melanyani gurunya tersebut .
Hingga barata bertanya kepada sang guru ,"wahai maha guru ilmu apakah yang akan engkau kasih ?? kepada ku' guru?
jawab: sang guru, iya kamu sabar dulu pasti nanti kamu tau dengan sendirinya '
Barata terdiam dan tercengang saja dalam batin dia berusaha tetap sabar suatu ketika barata disuruh meditasi dan berdoa saja itu sudah sering dilakukan oleh barata sejak di masa ai tinggal di kampunya , barata masih saja bingung ' kenapa aku hanya disuruh begini saja barata berpikir seperti itu ,
Lanjut dalam meditasi barata mulai merasakan perbedaan dari yang diajarkan dulu di kampungnya bedanya barata lebih mendalami keheninngan ,ketenangan,dan kedamaian.
dan barata tau sesungguhnya kesabaranlah yang membuat konsentrasi lebih tenang bukan dengan jiwa yang penuh amarah ,serta ambisi apapun tujuan meditasi itu akhirnya barata mulai sedikit demi sedikit mendalaminya .
No comments:
Post a Comment